Lirik Kontroversi Music

Lirik Kontroversi: "Tiba Saatnya: Kes'lamatan Bagi Allah?"

6:00 AMHeri Kurniawan






Tiba saatnya kami berkumpul bersatu
Dari s'gnap suku dan bangsa
Berdiri di hadapan takhta Anak Domba
Satu suara menyatakan
"Kes'lamatan bagi Allah yang duduk dan bertakhta
Kami naikkan pada Anak Domba
Pujian dan kekuatan, hormat dan kekuasaan
Kemuliaan bagi Dia selamanya."

Kenapa Kontroversi?

Lagu "Tiba Saatnya" ini dibikin sama Sidney Mohede dan release di album Follow (2001) waktu dia masih gabung di GMB, kemudian dibawakan lagi pada album Atmosphere (2003) dalam versi Indonesia dan Inggris dengan judul "Salvation Be To Our God". Pertengahan 2010, Sidney kembali membawakan lagu legendaris ini di Live-recording "Louder Than Life". Wah, populer sekali ini lagu. Tapi tunggu! Mari kita periksa liriknya: "Kes'lamatan bagi Allah yang duduk dan bertakhta" Gak salah, nih? Memangnya Allah kurang selamat sampai perlu diselamatkan? Arrggghh! Ternyata lagu yang selama ini saya nyanyikan sesat? Bakar!? Bakar!? Santai, Bung! Ternyata kalau kita cek lebih lanjut, menurut Sidney, lagu ini diinspirasi dari Wahyu 7:9-12. Yuk, kita bandingkan beberapa terjemahan dari ayat ini, Wahyu 7:10:

- Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba"- Alkitab Terjemahan Baru LAI
- And cried with a loud voice, saying, Salvation to our God which sitteth upon the throne, and unto the Lamb"- King James Version (KJV)
- And crying out with a loud voice, "Salvation belongs to our God who sits on the throne, and to the Lamb"- English Standard Version (ESV) 
- Lalu dengan suara yang kuat mereka berseru, "Keselamatan kita datangnya dari Allah kita, yang duduk di atas takhta, dan dari Anak Domba itu!"- Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS)

Ooh... ternyata dalam terjemahan lainnya, kata yang dipakai adalah 'belongs' dan diperkuat juga dengan makna dalam terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari "Keselamatan kita datangnya dari Allah kita". Penjelasan lebih lanjut mengenai ayat ini pernah saya baca dalam buku "Keselamatan Milik Allah Kami" (h.38) oleh Christopher Wright, yang bertuliskan begini:

"Keselamatan adalah milik Allah. Teks kunci kita menyiratkan pernyataan yang sangat penting bahwa "Keselamatan bagi Allah..." Bentuk kata-kata doksology dalam kitab Wahyu 7:10 sangat mewakili natur tulisan Ibrani. Inilah cara bagaimana orang Israel pada Perjanjian Lama mengekspresikan diri mereka. Secara harafiah teks itu berbunyi "Keselamatan bagi Allah kami". Inilah cara orang Ibrani mengekspresikan hubungan posesif / kepemilikan (sama seperti bahasa Perancis, sebagai contoh: ce livre est a moi; secara harafiah adalah "Buku ini adalah bagi saya" - yang berarti "buku ini milik saya"). Struktur yang sama terdapat pada kata-kata pembuka Mazmur 24, "Bagi TUHAN, segala bumi dan segala isinya." - yang berarti bahwa bumi dan segala isinya adalah milik TUHAN, "Bumi kepunyaan Allah", milik dan properti-Nya. Atau seperti tercatat pada Ulangan 10:14, "Bagi Tuhan Allahmu langit bahkan langit di atasnya, bumi dan segala isinya." Inilah yang diserukan oleh sekumpulan orang banyak yang telah ditebus. Keselamatan, seperti hal lainnya yang ada di alam semesta adalah milik Allah, bukan kepunyaan yang lain"

Tapi, ribet amat sih, mau nyanyi saja musti PA (Penggalian Alkitab) dulu? Tapi, ya begitulah. Kadang nggak sedikit lirik lagu rohani yang bisa menimbulkan berbagai interpretasi (pemahaman). Apalagi kalau kalimat dalam liriknya ambigu. Makanya, sebagai pelayan musik, penting banget buat kita untuk makin rajin meneliti Alkitab dan membaca buku rohani bermutu supaya bisa makin mengetahui kebenaran yang dari Allah dan mengenal lagu-lagu rohani tertentu yang liriknya berpotensi menimbulkan pemaknaan ganda, atau malah nggak sesuai dengan Firman Tuhan. Solusinya gimana? Baca usai jeda berikut




Solusi:

Berdasarkan uraian di atas, ada beberapa sikap yang bisa kita lakukan:
Yang pertama, dengan alasan menghormati karya cipta dan sebagaimana lirik asli lagu ini yang diinspirasi oleh Wahyu 7:10, kita bisa nyanyikan lagu ini dengan tetap menggunakan lirik "Kes'lamatan bagi Allah yang duduk dan bertakhta". Toh, di dalam Alkitab yang kita pakai juga bertuliskan ayat yang sama. :)

Yang kedua, supaya makna Sumber keselamatan itu tidak bias, kita bisa juga pakai - alih-alih menggunakan"bagi", menjadi "dari" sehingga liriknya berbunyi: "Kes'lamatan dari Allah yang duduk dan bertakhta" sesuai terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari. Di atas semua hal itu, yang lebih penting adalah pemahaman kita dan mengajarkan seluruh jemaat yang bernyanyi mengenai makna sebenarnya dari lagu yang terinspirasi dari Wahyu 7:10: "Keselamatan kita datangnya dari Allah".

Sikap berikutnya: sebaiknya lagu yang bisa bikin salah tafsir nggak usah dinyanyikan dalam persekutuan jemaat besar. Supaya nggak bikin bingung jemaat yang baru datang atau mereka yang belum mengenal konsep keselamatan anugerah dalam Kristus (mereka yang belum percaya). Well, konsekuensinya pasti ada, kita jadi kehilangan satu lagu keren. Yah, mungkin ini saatnya para pelayan pemusik berekslorasi mempelajari lagu baru lain yang sama semangatnya atau bermakna/memiliki doktrin keselamatan yang tidak ambigu pada lirik lagunya.

Nah, bagaimana dengan sikapmu? :)
_______________________________________________________________________________
Kekristenan punya banyak lagu. Sejak Mazmur zaman Daud, Hymne zaman Fanny Crosby sampai Pujian di Zaman Sydney Mohede ini. Bersyukurlah bahwa Allah banyak menginspirasikan lagu-lagu bagus untuk manusia pakai memuji dan menyembah Dia. Tapi, namanya manusia dengan segala keterbatasan kita dalam menyusun kata-kata, sering didapati lirik lagu pujian yang salah kaprah, konteksnya jadi agak ngaco, atau bermakna ambigu dan berpotensi menimbulkan berbagai interpretasi.

Nah, berikut ini beberapa lagu yang liriknya agak kontroversi menurut beberapa pembicara yang pernah saya dengar atau pun berdasarkan apa yang sejauh ini saya pahami Alkitab katakan. Seri ini sama sekali tidak bermaksud untuk menghakimi sang penulis lagu, tapi untuk kita menghindari kesalahpahaman dan belajar kritis yang bertanggung jawab pula atas apa yang mulut kita nyanyikan. Ada diskusi, teman-teman? Silakan comment dan masukannya yuk! Dilarang menjelek-jelekkan denominasi lain yah :)

You Might Also Like

9 comments

  1. Yeay! Thanks ya, Stef! :)

    ReplyDelete
  2. Terima kasih, saya sudah mengerti sekarang. Tuhan Yesus memberkati :)

    ReplyDelete
  3. Thankyou.. Semalam baru saya mendengar lagu ini dan hari ini Tuhan Clearkan kebingungan yang masih terbawa. hehehe :) Tuhan Yesus memberkati :)

    ReplyDelete
  4. THANK YOU BRO.. BENAR2 LIRIK LAGU INI BIKIN BINGUNG... AKU SAMPAI SEKARANG UDAH 3 TAHUN GA PERNAH MAU BAWAIN LAGU INI LAGI. TAPI DENGAN SEDIKIT SOLUSI DARI BRO.. MUNGKIN BISA DIBAWAIN..
    "KESLAMATAN DARI ALLAH ....."

    ANYWAY THANKS YA BRO.. GBU

    ReplyDelete
  5. Ketika saya menunjukkan dan menceritakan kasih Kristus kepada orang-orang disekitar saya dan akhirnya mereka boleh mengenal Kristus secara pribadi, maka itulah yang disebut "keselamatan bagi Allah"

    ReplyDelete
  6. Ketika saya menunjukkan dan menceritakan kasih Kristus kepada orang-orang disekitar saya dan akhirnya mereka boleh mengenal Kristus secara pribadi, maka itulah yang disebut "keselamatan bagi Allah"

    ReplyDelete
  7. Kalau ambigu, carilah referensi awal jangan terjemahan. Moga membantu.

    ReplyDelete
  8. AnonymousJune 17, 2016

    Namun ada benarnya juga dengan kata 'bagi', berarti keselamatan yang kita peroleh itu kita pertanggungjawabkan bagi Allah.

    ReplyDelete

Popular Posts

Coffee Treat

Saya memberikan lisensi GAMBAR ILLUSTRASI dan WALLPAPER yang ada di blog ini di Attribution-NonCommercial-ShareAlike CC BY-NC-SA. Singkatnya, kamu bisa pakai, remix dan edit karyamu berdasarkan gambar illustrasi dan wallpaper yang saya buat dan post di blog ini secara gratis untuk projectmu secara NON-KOMERSIL. Kamu nggak mesti mencantumkan sumbernya, tapi saya bakal seneng banget kalo kamu cantumkan :)

Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu-ragu kontak saya di: himself@herikurniawan.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Form