Ceritaku Pemikiran

Kotak Emas

10:18 PMHeri Kurniawan

Di tangannya ada kotak emas hadiah dari kerajaan bawah laut. Ia tak diberi petunjuk mengenai apa pastinya isi dalam kotak ini. Hanya disertai pesan, bahwa sekali ia buka, nasibnya tidak akan sama lagi. Buka atau tidak?
Bocah itu sudah pernah mendengar legenda yang diteruskan dari mulut leluhurnya. Suatu hari seorang pemuda menyelamatkan seekor penyu yang luka terdampar. Diulurkannya jemari kepada hewan malang yang gemetar dalam tempurungnya itu kemudian perlahan diangkat dan dikembalikan dalam pelukan samudera.
Adalah kodrat manusia sebagai makhluk tertinggi untuk menunjukkan keluhuran budi dan mengulurkan lengan memberikan bantuan. Siapa yang sangka bahwa kelak diketahui penyu tersebut sebenarnya jelmaan dari puteri kerajaan laut? Siapa yang mengira bahwa pemuda rendah hati itu akhirnya menerima undangan jamuan istana yang istimewa berhari-hari. Tiga tahun ia jadi tamu kehormatan kerajaan. Semuanya berawal dari pertolongan kecil dari pemuda desa yang ikhlas dan naif.
Tetapi kisah tak berhenti di sana. Tiba waktunya sang pemuda pamit diri dan berlabuh kembali ke atas bumi. Sia-sia semua bujukan dan tawaran kemewahan sang raja. Tidak ada yang mengalahkan kerinduan kehangatan sanak dan kampung halaman. Pemuda itu diantar sampai ke pantai lalu dibekali kotak emas yang tak boleh dibuka. Tetapi, sesampainya di pantai, sang pemuda terkesima. Kotanya kini tak ia kenali. Rumah-rumah sudah berganti dan wajah-wajah ramah dulu sudah lama mati. Ternyata perjalanannya gaib. Tak sadar, ia telah pergi melancong selama  700 tahun waktu bumi. Pemuda itu lunglai lemas. Semua yang ia sayangi sudah meninggalkan dia: orangtuanya, saudaranya, bahkan kekasihnya. Ia sendirian dan terlupakan. Ia buka kotak emas itu. Gumpalan asap menyeruak. Urashima Taro berubah jadi seekor walet lalu terbang bebas. Melayang ringan melupakan beban dan luka yang menghantamnya kejam.
Bocah itu masih menggenggam kotak emas tersebut. Ia sudah pergi meninggalkan rumahnya berhari-hari. Bukan atas kehendaknya, tidak juga rencana pribadinya sendiri. Perjalanannya sama sekali bukan perjalanan penuh keajaiban seperti kisah Taro. Namun kenyataannya serupa: banyak yang ia lewatkan maupun yang telah ia hilangkan. Ia tak pernah kembali dengan kondisi yang sama lagi.
Atau sebenarnya memang justru demikianlah kisah hidup kita masing-masing? Setiap keputusan dan langkah paling kecil yang kita lakukan- entah karena dorongan ambisi, nafsu hasrat terliar, gairah memuncak sampai ke ubun-ubun, bahkan ketulusan paling polos yang nyaris tak direncanakan sekalipun, membuka kunci dari sejuta pintu kerajaan posibilitas. Saat kita melewati salah satu ambangnya, hidup kita tidak akan sama lagi. Faktanya, memang tidak seorang manusia pun yang mampu membalikkan jebakan waktu dan tak ada manusia yang akan selalu tetap sama di kehidupan atas bumi. Sejak pecah tangisan pertama, akan terus disusul tangisan kehilangan-kehilangan berikutnya sampai akhirnya ia berhenti menangis dan orang-orang ganti menangisinya. Lintas dunia memang menyebalkan karena artinya mau tidak mau, orang tersebut harus merangkul realitas kehidupan di kerajaan yang satu dan merelakan genggaman kerajaan lainnya. Mana ada yang bisa hidup sekaligus di dua dunia.
Ia pandangi lagi engsel dan penutup kotak emas itu. Ini bukan jalan pintas kembali ke masa lalu, bukan pula gerbang kembali ke zaman kenikmatan kerajaan bawah sana. Kotak ini pengingat akan kefanaan manusia dan kepiawaian sang waktu menuliskan kisah-kisahnya saat ini. Ya… Sekarang ini.
“Bukan aku yang mengundangmu melainkan engkaulah yang suatu hari datang menjemputku. Datanglah tanpa kuketahui, sementara aku menunggumu, aku mempersiapkan diri di sini”. Ia mengecup kotak emas itu, melemparnya ke dalam laut kemudian melangkah menuju kerumunan orang-orang asing di suatu kerajaan yang baru lagi.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Coffee Treat

Saya memberikan lisensi GAMBAR ILLUSTRASI dan WALLPAPER yang ada di blog ini di Attribution-NonCommercial-ShareAlike CC BY-NC-SA. Singkatnya, kamu bisa pakai, remix dan edit karyamu berdasarkan gambar illustrasi dan wallpaper yang saya buat dan post di blog ini secara gratis untuk projectmu secara NON-KOMERSIL. Kamu nggak mesti mencantumkan sumbernya, tapi saya bakal seneng banget kalo kamu cantumkan :)

Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu-ragu kontak saya di: himself@herikurniawan.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Contact Form