Fenomena aneh yang selalu muncul pas masa Ujian: Godaan dan ajakan datang bertubi-tubi. Tiba-tiba saja kasur berasa lebih empuk, Mata nggak berhenti mengantuk, Jejaring sosial jauh lebih seru, bioskop muter stock film-film dahsyat, dan segudang godaan yang terasa extra-lebih manis dari biasanya. Kadang diajak temen jadi serba salah juga. Belum lagi kalo misalnya ada “permintaan” contekan dari temen-teman lain. Mau ditolak, sungkan, ga ditolak, rugi. (Hufff! Jadi mahasiswa emang berat!)
Jadi inget satu kutipan, “Musuh hal yang terpenting adalah hal-hal penting”. Sering banget energi dan konsentrasi kita terpusat pada hal terpenting yang seharusnya wajib kita kerjakan dalam prioritas tertinggi namun malah jadi terbagi ke arah hal-hal yang “penting”. Alih-alih belajar untuk ujian, malah refreshing yang kebablasan. Seni Menolak adalah berkata tidak pada hal-hal “penting” dan mengerjakan hal-hal terpenting lebih dahulu.
Demikian pula pada godaan dan pencobaan lainnya yang diperhadapkan dengan kita, seharusnya dengan tegas dan segera kita tolak untuk lakukan, tanpa merasa sungkan. Karena pada akhirnya semuanya itu hanya menjerumuskan kita. Semua itu bisa kita lakukan dengan fokus pada apa tujuan dan motivasi kita dalam setiap hal dan tentunya yang terpenting adalah Firman Allah dalam hati dan pikiran kita untuk menjaga setiap kelakuan kita tetap bersih. Don’t worry to say “NO”!
Jadi inget satu kutipan, “Musuh hal yang terpenting adalah hal-hal penting”. Sering banget energi dan konsentrasi kita terpusat pada hal terpenting yang seharusnya wajib kita kerjakan dalam prioritas tertinggi namun malah jadi terbagi ke arah hal-hal yang “penting”. Alih-alih belajar untuk ujian, malah refreshing yang kebablasan. Seni Menolak adalah berkata tidak pada hal-hal “penting” dan mengerjakan hal-hal terpenting lebih dahulu.
Demikian pula pada godaan dan pencobaan lainnya yang diperhadapkan dengan kita, seharusnya dengan tegas dan segera kita tolak untuk lakukan, tanpa merasa sungkan. Karena pada akhirnya semuanya itu hanya menjerumuskan kita. Semua itu bisa kita lakukan dengan fokus pada apa tujuan dan motivasi kita dalam setiap hal dan tentunya yang terpenting adalah Firman Allah dalam hati dan pikiran kita untuk menjaga setiap kelakuan kita tetap bersih. Don’t worry to say “NO”!
0 comments